Saturday, September 12, 2009

Senyummu

Aku suka melihatmu tersenyum
Di sana ada gula-gula
Manis terasa
Disana ada cahaya
Terang kulihat
Aku suka melihatmu tersenyum
Renyah dan tidak mungkin ada duplikatnya
Pada bibir tersenyum itu
Tertulis kesucian fitrahmu


Aku suka melihatmu tersenyum
Senyum seperti balon udara
Yang melambungkanku menuju Tuhanku
Senyum seperti semburan kata-kata bijak pujangga
Yang mampu mengisi kekosongan jiwa-jiwa


Dan pada senyummu itu
kutitipkan surgaku


Buat: matahari2 ku yang selalu tersenyum

4 comments:

Bunda Fariq said...

Aku suka deh puisimu ini, yun..Manis, seperti yg nulis koment :))
Emak-emaknya kentel bgt :P

engga..engga..tulus kok..emang iya, sedeeep lo bacanya !

dr. Yuni Eka Anggraini said...

heheh..berarti yang nulis komen gula dong :P awalnya mau bilang liat senyum suami.. tapi kayanya senyum anak-anak lebih menarik hati hihih..

Marshmallow said...

weh, udah nggak mellow lagi. :P

tapi tunggu, tunggu! itu gimana caranya nyusun kepala tiga biji? dilepas dulu baru disusun? huaaa!!!

hihi... becanda, yun. puisinya indah, membawaku kepada keinginan untuk melihat senyum yang sama.

dr. Yuni Eka Anggraini said...

AAAAAAAAAAmiiiiiiiiiinnn...kakak masuk dalam daftar doaku di Ramadhan ini. Semoga suatu saat nanti akan banyak senyum yang sama di sekitar kakak..aamiinn.. ya Allah..

Kusemat cinta berbalut doa di kedalaman samudera hati orang - orang terkasih.......